Belajar Makna Kehidupan Dari Mentor

4:49 PM 0 Comments A+ a-


Judul : Ujar Mentor (Canda, Petuah, Cerita)
Penulis : Es Pernyata
Penerbit : Kalika Utama
Tebal : 148 Halaman
Tahun : 2016


Buku Ujar Mentor merupakan buku motivasi  yang sarat pesan moral dan di tulis dengan gaya berbeda tanpa menggurui.  Buku  yang di tulis oleh Es Pernyata dan di terbitkan oleh Kalika Utama ini,  berisi 28 kumpulan kisah motivasi yang menarik untuk di baca.

Es Pernyata sendiri merupakan nama pena dari Syafruddin Pernyata.  Selain aktif menulis di berbagai media dan telah menghasilkan beberapa karya buku, Es Pernyata juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Perpustakaan Kaltim dan Kepala Badan Diklat Kaltim.

Buku Ujar Mentor yang di tulis Es Pernyata, memang berbeda dengan karya -karya sebelumnya. Buku motivasi ini di balut cerita ringan dan terkadang jenaka. Tidak tampak kesan menggurui dalam penyampaiannya, sehingga membuat pembaca mudah menangkap serta meresapi pesan-pesan moral yang di sampaikan.

Penulis membawa kita mendalami kehidupan mentor dan para sahabatnya yang  menjadi  tokoh pelaku dalam buku ini, yaitu aku,  Nanang, Wagiyo, Wekabe, Darsmap, dan Miun.  Dimana setiap masing-masing tokoh memiliki ciri dan watak yang khas.

Misalnya tokoh mentor yang di kisahkan sebagai sosok yang bersahaja dan selalu hadir dengan berbagai petuah-petuah bijaksana. Kehadiran mentor di tengah para sahabatnya memang selalu di nantikan.  Walaupun terkadang mentor memberikan pemikiran dan pembicaraan yang tak berbatas atau sekedar  sindiran halus kepada mereka.

Sebut saja pada kisah " Belajar Melukis", dimana mentor menyuruh salah satu sahabatnya untuk belajar melukis. Mentor memintanya untuk melukis sebuah sketsa lukisan rumah dari tampak luar, baru kemudian bagian-bagian lainnya. Rupanya sang Mentor mencoba menautkan sketsa lukisan itu dengan sebuah  usaha.
Ketika memulai sebuah usaha, ada baiknya mencoba melukis gambaran usaha tersebut dan mendiskusikannya dengan keluarga.  Agar mereka bisa memberikan masukan dan saran untuk bisa sama-sama mewujudkan gambaran usaha tersebut kelak.

Kisah "Lilin" bercerita mengenai perbincangan santai mentor dengan para sahabatnya mengenai sebuah lilin. Dimana mentor meminta agar mereka tidak menjadi lilin yang menerangi orang lain, sementara dirinya sendiri terbakar. Lilin di analogikan mentor sebagai orang yang terkadang menjadi lilin demi mempertahankan jabatan dan kekuasaan. Ia rela melaksanakan apa saja perintah atasannya, walaupun tahu perintah itu melanggar peraturan.

Atau kisah "Kotoran yang Sesungguhnya" yang pada awalnya merupakan perbincangan ringan antar para sahabat mengenai tayangan sebuah televisi. Kemudian mereka saling menyinggung mengenai kotoran yang paling berat untuk di bersihkan.
Ternyata mentor memberikan pendapat mengenai kotoran jiwa yang paling sulit untuk di bersihan. Kotoran jiwa itu antara lain iri, dengki, hasut, fitnah, tidak bisa mengendalikan emosi dan lain sebagainya. Sehingga sebaiknya sebagai manusia, kita dapat menghindari kotoran jiwa ini.

Berbagai kisah di buku Ujar Mentor ini memang saran pesan dan hikmah bila di renungkan lebih dalam.   Buku ini semakin menarik dimana setiap kisah di berikan ilustrasi gambar terkait tema kisah tersebut. Sehingga membuat pembaca bisa mendapatkan gambaran mengenai kisah tersebut.  Ilustrasi gambar pada buku ini di buat oleh Ramadhan S. Pernyata yang merupakan putra dari Es Pernyata.