Akhirnya Terbit Juga :)

6:12 AM 0 Comments A+ a-

Buku Kiki si Kijang Kuning yang di terbitkan oleh penerbit Andi,  merupakan buku cerita anak pertama yang saya tulis.  Buku ini memang begitu berkesan bagi saya.  Selain saya bisa membuktikan diri untuk menulis cerita anak (horeee... ), cerita yang angkat terinspirasi dari kisah nyata dalam kehidupan kami.

Kiki dan Mimi, merupakan dua kijang kuning kakak beradik yang tinggal di hutan Kalimantan. Tokoh Kiki dan Mimi merupakan refleksi dari sosok kedua anak saya, Arya dan Raisyah.  Kijang kuning sendiri merupakan binatang khas Kalimantan yang bisa di temui di hutan hutan Kalimantan.

Penasaran dengan kisah Kiki dan Mimi? Yuk, beli bukunya di toko toko buku terkemuka di Kota anda.

Notes : model buku saya di foto ini adalah Lupi. Walaupun lupi tidak masuk dalam tokoh di buku Kiki si Kijang Kuning, tapi Lupi menjadi model khusus di foto promosi buku ini hehehe

Pentingnya Dokumentasi Karya

2:18 AM 0 Comments A+ a-

"Menulislah.. Karena dengan menulis, Kau akan lebih hidup"

Saya pernah membaca quote di atas, tapi saya lupa itu quote dari siapa. Tapi saya sangat setuju dengan quote tersebut . Menulis bukan hanya menjadi tempat curahan hati, gambaran imajinasi, ataupun wadah mengeluarkan pemikiran. Menulis lebih dari itu semua.  Menulis akan membuat hidup kita menjadi bermakna.

Mungkin hingga suatu saat, kita sudah tidak Ada di dunia ini, namun ada hal yang bisa ditinggalkan dan dikenang orang lain, yaitu karya tulisan kita.  Orang akan mengingat kita dari karya karya yang pernah kita tuliskan. Mungkin jasad kita sudah terlupakan, tetapi tidak dengan jejak tulisan kita.

Sedikit membuka pemikiran, acap kali kita membaca karya karya luar biasa yang begitu terkenal sepanjang masa. Walaupun penulisnya sudah meninggal dunia, tetapi karya mereka masih tetap di kenang.

Upsss.. jadi melantur panjang deh hehehe..  Ya, sebenarnya saya ingin menulis ten tang pentingnya dokumentasi karya, khususnya karya yang sudah di publikasikan. Mungkin sebagian penulis sudah memikirkan sejak dini bagaimana mengumpulkan karya karyanya dalam suatu tempat khusus. Ini bukan hanya berbicara mengenai penghargaan  nilai historis suatu karya sendiri. Tetapi lebih dari itu. Membuat dokumentasi hasil karya bisa menjadi jejak refleksi diri dalam menulis.

Saya pribadi termasuk orang yang cukup ajaib karena terlalu giat mengumpulkan tulisan tulisan yang sudah terpublikasikan. Baik itu tulisan yang di publikasikan di media cetak, media internet, atau dalam bentuk buku.

Walau begitu, Ada saja beberapa tulisan yang tidak sempat saya dokumentasikan. Misalnya karena tidak tahu tulisan itu sudah dimuat, kehabisan edisi cetaknya, dan berbagai alasan lainnya. Nasib mujur, biasanya saldo tabungan saja bertambah tiba tiba karena kiriman transfer honor hehehhe...

Kalau sedikit lebay, sebenarnya tujuan saya mengumpulkan dokumentasi tulisan itu untuk bukti. kalau selama hidup saya sudah melakukan Hal Hal positif melalui tulisan.  Saya berharap anak cucu saya kelak bisa melihat hasil karya saya dan mengenal kebiasaan positif menulis. Mana tahu kelak ada keturunan saya yang jadi penulis juga.  Amin...