Bincang Akrab Bersama Blogger Susan Indriany


Pada postingan kali ini, saya akan menuliskan profil dari mba Susan Indriany, seorang mom blogger yang saya kenal di komunitas blogger. Perkenalan kami semakin akrab, setelah kami sama-sama bergabung di group arisan link kelompok VI. Dimana di group ini, kami bersama para blogger lainnya intens berkomunikasi berbagi cerita dan pengalaman.

Saya sungguh bersyukur mendapat kesempatan mengenal lebih dekat teman-teman blogger, salah satunya mba Susan Indriany. Blog mba Susan adalah https://dekathati.com/  dengan tagline " a Lifestyle Notes and Everyting In Between".


Berkunjung di blog mba Susan, membuat pembaca betah mengunjungi blog dengan template blog yang lembut, hangat dan sederhana. Mungkin ini sesuai dengan kepribadian hangat si empunya blog yang juga seorang mom dari dua buah hati Abby dan Nolan. Apalagi setiap tulisan yang di tuliskan terasa jujur  dari dirinya dan dekat di hati pembacanya. Membuat pembaca lebih merasa dekat dengan penulisnya.

Mba Susan bercerita mengenai awal ia terjun di dunia blogging di  tahun 2002. Kesenangannya menulis, ternyata ia coba tumpahkan melalui blog. Semula, blog tersebut di gunakan untuk file pribadi agar semua yang tertulis, dapat tersimpan dengan rapi. Tetapi siapa sangka, ternyata dunia blogging memberikan warna tersendiri bagi kehidupan mba Susan. Hingga tahun 2015 lalu, mba Susan lebih serius untuk mendalami dunia blog, belajar seluk beluknya, dan mencoba mendapat pendapatan dari kegiatan blogging.

Saat ini, mba Susan telah menjadi content writer di beberapa web, antara lain www.rockingmama.id dan www.mommiesdaily.com.  Aktifitasnya di dunia blogging pun mengantarkannya sebagai Juara 2, Lomba Blog BTPN “Terima Kasih Mass Market” Bulan Maret 2016 , dan  Juara 3 Lomba Short Story Telunjuk.com x GIIAS  Bulan Agustus 2016 kemarin.

Menelusuri jejak blogging mba Susan di https://dekathati.com/ , ternyata saya juga menemukan berbagai tema menarik yang di tuliskannya. Tema cerita keseharian, parenting pengasuhan dan anak-anak , liputan dan review berbagai produk dari brand ternama, pengalaman jalan-jalan travelling keluarga,  hingga berbagai contes blog yang ia ikuti.

Di blog ini pula, saya menemukan kategori English Post http://dekathati.com/category/english-posts/
Dimana dalam kategori blog ini, merupakan berbagai posting dalam bahasa Inggris. Wow, keren ya. Ternyata mba Susan sangat jago dalam berbahasa Inggris.

Nah, selain itu, saya sempat berkunjung ke blog mba Susan yang lain https://sayaphati.wordpress.com . Dari blog ini, akhirnya saya juga tahu kalau mba Susan senang dengan dunia penulisan fiksi. Kita bisa menemukan berbagai karya puisi yang mba Susan tuliskan di blog ini. Jarang-jarang lho, saya bertemu blogger yang juga memiliki blog khusus fiksi seperti mba Susan. Benar-benar membuat saya salut banget.

Nah, saya pun berkesempatan untuk berbincang akrab dengan mba Susan. Yuk, simak perbincangan akrab saya dengan mba Susan.


1. Selain sebagai blogger, ternyata mba adalah juga seorang istri dan ibu dari Abby dan Nolan. Bisa di ceritakan bagaimana mba membagi waktu untuk berbagai aktifitas mba?

Sama seperti emak-emak yang ngeblog lainnya, waktu yang paling pas adalah setelah anak-anak tidur. Nolan sedang aktif menjelajah dan saya memang jagain sendiri.

2.Mba Susan sering sekali menulis tema parenting, cerita rumah, contest, review, dll. Apakah ada alasan khusus, sehingga mba memilih menuliskan kategori tersebut?

Hehehe, karena langsung terjun ke dunia tersebut  Jadi selain menguasai topik, berbagi pengalaman juga membuat menulis makin bersemangat.

3. Apa harapan terhadap aktivitas blogging yang dilakukan saat ini?

Saya inginnya bener-benar memanfaatkan hobi nulis untuk bisa menghasilkan uang tambahan secara saya ibu rumah tangga.

4.Jika kesulitan ide untuk blog, biasanya mbak melakukan apa?

Saya mah sering mandek ide, tapi biasanya ya dibawa santai dan melakukan hobi yang lain. Denger lagu atau mewarnai.

5. Selain ngeblog, ternyata mba juga suka fiksi menulis cerpen dan puisi ya. Bahkan mba ada blog khusus puisi di Https://sayaphati.wordpress.com. bisa di ceritakan alasan mba menyukai fiksi dan kenapa sampai membuat blog khusus tersebut.

Blog Https://sayaphati.wordpress.com
khusus buat puisi. Cuma biar gak kecampur sama tulisan yang lain makanya bikin sayap hati. Cerpen banyak nulis tapi jadi satu kayaknya yang di publish di blog.

6. Dalam blog https://dekathati.com/ ternyata ada kategori khusus untuk english post. Bisa di ceritakan alasan mba sampai membuat kategori ini?

Kategori English Post saya buat karena saya memang senang nulis pake bahasa inggris. Tadinya waktu pertama-tama mulai nulis semua tulisan pake bahasa inggris. Saya punya sejarah khusus dgn bahasa inggris makanya saya buat spesial.

7. Ada pesan kah untuk teman-teman blogger lainnya?

Ah, justru saya yang perlu banyak belajar dari teman-teman blogger lain. Karena saya masih baru sekali menseriusi blog, mbak. Tapi semua yang dilakukan dengan hati, pasti berbuah manis.


Demikian perbincangan akrab dengan mba Susan Indriany, seorang mom blogger dari Bekasi yang ramah dan hangat. Bila teman-teman ingin mengenal mba Susan lebih dekat, bisa berkunjung langsung ke   :

Alamat blog : www.dekathati.com
Nama facebook : Susan Indriany
Nama twitter : indrianysusan
Nama instagram : indrianysusan

OBSESI Obrolan Seputar Seni di Radio Buana FM


Teman-teman,
Insya Allah, besok saya akan hadir dalam acara OBSESI - Obrolan Seputar Seni "Kupas Tuntas Buku Kanker Bukan Akhir Dunia" di Radio Buana FM.
Hari / Tanggal : Sabtu, 24 September 2016
Pukul : 09.00 s/d 11.00 wita
bersama : Muthi Masfuah A.Md (Presenter) dan Tri Wahyuni Zuhri (penulis buku Kanker Bukan Akhir Dunia & blogger) di RADIO BUANA FM 101.5 FM atau streaming di www.radiobuana.com .
Stay tune ya teman-teman ...



Dialog Interaktif Radio RRI Mengenai Literasi dan Disabilitas


Saya tidak menyangka akan mendapat kesempatan sebagai narasumber dialog interaktif "Suara Disabilitas" di RRI Samarinda.  Tawaran kesempatan itu di berikan Bunda Fitri, Ketua Forum TBM Kaltim, di sela-sela acara bedah buku dan penganugerahan literasi award untuk saya

Tentu saja tawaran tersebut saya terima dengan senang hati. Apalagi bisa dilakukan melalui dialog interaktif sambungan telpon. Jadi saya tidak perlu datang ke kantor studio radio RRI.

Dialog interaktif di lakukan pada tanggal 14 September 2016, pada pukul 4 sore.  Tema Suara Disablilitas yang di angkat dalam acara RRI Samarinda saat itu, mengenai literasi dan disabilias.

Saya kebetulan mendapatkan sessi dialog tanya jawab di bagian tengah acara, sehingga saya bisa turut mendengarkan dialog interaktif antar penyiar dan nara sumber lainnya.  Penyiar radio mengawali menyapa saya dengan mengucapkan selamat atas keberhasilan saya meraih Penghargaan Penulis Perempuan Terinspiratif  Literasi Award - Gerakan Indonesia Membaca (GIM) kota Samarinda.


Kemudian di lanjutkan pertanyaan seputar buku Kanker Bukan Akhir Dunia yang saya tulis dan di terbitkan oleh Elex Media. Saya juga menjelaskan alasan saya membuat buku tersebut. 

Termasuk juga bercerita bagaimana proses menulis buku tersebut saat saya memang sedang menjalani berbagai pengobatan kanker.  Namun berbagai kendala dan halangan tersebut, tidak membuat saya berhenti untuk berkarya.

Dialog interakif berjalan dengan lancar dan kemudian di tutup dengan pertanyaan bagaimana harapan dan pesan saya kepada pemerintah untuk kegiatan literasi bagi kaum disablitas. Pertanyaan ini cukup menarik bagi saya. Mengingat saya memang sudah setahunan ini juga menjadi bagian dari disablitas karena pengaruh kanker yang menyebar ke tulang belakang.

Saya berharap agar pemerintah bisa lebih mengingkatkan fasilitas kegiatan membaca yang bisa di manfaatkan oleh teman teman di sabilitas. Dalam hal ini bukan hanya dari segi buku buku yang di berikan.

Misalnya saja ada buku buku yang bisa di olah dalam bentuk braille khusus yang turut di baca teman teman disablitas.  Kebetulan memang salah satu karya saya juga diminta penerbit untuk di buat khusus dalam bentuk braille.   Serta banyak hal hal lain yang bisa dilakukan pemerintah.

Dialog interaktif dengan menampilkan nara sumber saya pun akhirnya selesai. Sungguh pengalaman  dialog interakif yang berharga dan bermanfaat bagi saya sendiri. Saya berharap pula, agar para pendengar bisa mendapatkan manfaat dari acara tersebut. Amin

September 2016 : Pertemuan Support Kanker CISC Kaltim


Bulan September ini menjadi bulan yang spesial bagi komunitas support kanker CISC Kaltim. Kami kedatangan Mami Rose, survivor kanker yang juga anggota CISC Jakarta.

Mami Rose memang kebetulan datang ke Kaltim dalam rangka menjenguk keluarganya, sekaligus menyempatkan diri bertemu dengan teman-teman survivor kanker di Balikpapan dan Samarinda.

Acara pertemuan berlangsung selama 2 hari, dimana pertemuan bersama teman teman survivor Balikpapan pada hari Jumat, 9 September . Kemudian di lanjutan di Samarinda pada Hari Sabtu dan Minggunya. Tempat pertemuan di lakukan di rumah Ibu Lilik, salah satu survivor kanker Samarinda (Terima Kasih ya bu Lilik)

Dalam kegiatan ini, CISC Kaltim juga bekerjasama dengan teman-teman Yayasan Sadari.  Mba Astri dan mas Iril beserta teman teman yayasan Sadari, turut membantu transportasi penjemputan serta akamodasi Mami selama di Samarinda. (Terima kasih ya teman-teman Yayasan Sadari).

Berhubung saya tidak memungkinkan untuk hadir pada acara pertemuan CISC Kaltim Hari Minggu, maka malam minggunya Mami Rose datang menjenguk ke rumah.  Kedatangan mami Rose ke rumah saya di temanin mba Lilik, mba Wiwin, mba Astri dan teman -teman Sadari.


Silaturami malam itu bersama mami Rose dan teman-teman sungguh berkesan.  Mami rose banyak bercerita pengalamannya menghadapi kanker, termasuk pengalamannya mendampingi support pasien kanker.  Mami juga terus menguatkan dan menyupport kami semua yang hadir. Sungguh sebuah ajang silaturahmi yang hangat dan penuh persahabatan.


Pada hari Minggunya, acara di lanjutkan dengan pertemuan support kanker CISC bersama yayasan Sadari di rumah mba Lilik. Mami Rose dan Dokter Samuel Kelvin menjadi pembicara pada pertemuan tersebut.

Acara ini juga di hadiri oleh teman teman survivor kanker, keluarga survivor dan teman teman relawan  Yayasan Sadari.  Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Mba Lilik selaku  tuan rumah berkenan menjamu makan siang dan snack kue kepada teman-teman yang hadir. Tentu saja, hal ini menambah kehangatan di antara teman-teman yang hadir.

Semoga kegiatan-kegiatan CISC Kaltim bisa terus rutin dilakukan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya para survivor kanker. Amin

Memaknai Lebih Dalam Fenomenologi Wanita Ber-High Heels


Judul Buku : Fenomenologi Wanita Ber-High Heels
Penulis : Ika Noorharini
Penerbit: PT Artha Kencana Mandiri
ISBN: 978-602-73069-0-5
Tebal : 112 Halaman
Tahun : 2015

Ketika mendengar kata High Heels, pikiran kita pasti akan tertuju pada pemikiran sebuah sepatu ramping dengan desain menarik yang mempunyai tumpuan tumit (heels) yang tinggi. 

Buku Fenomenologi Wanita Ber-High Heels yang di tulis oleh Ika Noorharini, akan mengupas lebih lanjut mengenai high heels ini. Ternyata high hells tidak nya sekedar sebuah sepatu saja, tetapi lebih dari itu, mengandung berbagai makna dan kisah di dalamnya.

Buku ini sendiri hadir berdasarkan adaptasi dan pengembangan dari tesis penulis. Semua berawal dari ketertarikannya pada high heels dan bagaimana pendapat para wanita yang menyukai high hells. Penulis pun mencoba melakukan studi fenomenologi secara subjektif, yang kemudian diimplementasikan untuk membedah struktur kesadaran para wanita pekerja pengguna high heels.

Dalam buku ini pula, penulis memperkuatnya dengan penelitian data kualitatif yang di dapatkan melalui interview 15 narasumber wanita yang menonjol dalam bidangnya. Dari hasil interview tersebut, kemudian di analisis kembali dengan mengacu pada teori-teori yang relevan. Hasil penelitian tersebut memberikan berbagai penemuan yang menarik, dan di bagian penulis kepada para pembaca.

Ada 7 bab dalam buku ini, yaitu Sepasang Kaki Cantik, Marilyn Monroe, The Chopines, Talons Hauts, Jimmy Choo v Louboutin, Stilleto, Merah. Pada bab Sepasang Kaki Cantik menjelaskan essensi sepatu high heels bagi seorang wanita. Dimana fungsi sepatu high heels sebagai instrumen menyempurnakan kecantikan para wanita.