Resensi Stroycake For Your Life Mompreneur : Berbagi Kisah Suka Duka Berbisnis Para Ibu

3:45 AM 0 Comments A+ a-


Judul Buku      : Storycake for Your Life, Mompreneur
Penulis             : Ari Kurnia, Tri Wahyuni Zuhri, Retno Dwi, dkk.
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama
Tebal               : 259 hal
Tahun              :2013

Apa yang ada dibenak Anda saat membaca kisah-kisah tentang suka duka berbisnis dari 34 para ibu? Tentunya akan membangkitkan rasa penasaran sekaligus ingin tahu,  mengenai perjuangan mereka dalam meniti bisnis sembari tetap bisa fokus mengurus rumah tangga.  Buku Storycake for your life mompreneur, merupakan buku antologi  terbaru terbitan PT. Gramedia Pustaka bekerjasama dengan komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) dan Ibu-Ibu doyan Bisnis (IIDB).      
Membaca buku setebal 259 halaman ini, seakan membawa kita mengamati dan merasakan satu persatu kisah para ibu yang penuh semangat walaupun terkadang jatuh bangun untuk tetap mandiri membangun usahanya sendiri.  Para mompreneur yang notabene pula berperan ganda, bertutur bagaimana mereka harus membagi waktu dan pikiran untuk mengatur kegiatan berbisnis dan kewajiban sebagai istri dan ibu.
Memang bukan hal yang mudah, bahkan tidak jarang mereka merasakan sedih, kecewa, bahkan hampir menyerah untuk menjalankan bisnis tersebut. Namun, keteguhan hati dan rasa optimis kerap menjadi penyelamat bagi diri mereka untuk selalu bangkit dan kembali melangkah. Walaupun kegiatan berbisnis hampir dilakukan dari rumah, namun mereka mampu mendapatkan penghasilan bagi keluarga. Dukungan keluarga terutama suami, anak-anak serta para sahabat turut menjadi andil dalam suksesnya bisnis yang mereka jalankan.

34 orang penulis buku ini tidak hanya berasal dari Indonesia saja, tetapi ada pula yang berdomisili di luar negeri. Yang menarik ada 2 penulis berasal dari Kaltim yaitu Tri Wahyuni Zuhri dan Retno Dwi.  Tri Wahyuni Zuhri yang saat ini berprofesi sebagai mompreneur sekaligus trainner dalam penulisan, bertutur mengenai kisah jatuh bangunnya saat menangani bisnis Event Organizer (EO). Bisnis EO yang dirintisnya kerap mengalami berbagai tantangan. Namun dengan kerja keras dan rasa optimis, dia mampu menaklukkan tantangan tersebut.

Demikian pula kisah Retno Dwi.  Berawal dari keputusannya untuk fokus keluarga maka ia pun  memulai bisnis dari rumah. Walaupun  mengalami fase yang penuh perjuangan, akhirnya Retno pun berhasil menjalankan bisnisnya di bidang kuliner. Kegiatan bisnisnya ini pun di dukung penuh suami dan anak-anaknya.  Ada pula kisah Bunda Haifa yang berbisnis dibidang kue. Profesinya tersebut acapkali membuatnya harus mengatur waktu dan tenaga untuk melayani pelanggan dan keluarga. Terlebih ia pun berprofesi sebagai penulis buku yang kerap dikejar dateline naskah oleh penerbit. Namun dengan disiplin waktu dan tetap menjaga profesionalisme, ia bisa menjalani semua kegiatan tersebut. 
Banyak jalan menuju roma, setidaknya hal itu yang bisa digambarkan dalam buku ini. Termasuk bagaimana sebuah hobby menjadi bisnis.  Roza Rianita salah satu ibu yang berhasil merubah hobby membuat kerajinan menjadi pundi-pundi pendapatan baginya. Sejak masih gadis, Roza sangat tertarik dengan bisnis kerajinan, antara lain parcel dan hantaran pernikahan belakangan ia mengembangkan bisnis weeding organizer. Roza pun kerap menjadi narasumber pelatihan sekaligus penulis beberapa buku keterampilan.

Tidak ada yang tidak mungkin bila selalu berusaha. Begitulah yang hendak disampaikan oleh para ibu di buku ini.  Mereka dengan berbagai latar belakang yang berbeda ternyata mampu menangkap berbagai peluang, mewujudkan berbagai ide ataupun mengembangkan hobby menjadi hal-hal positif yaitu berbisnis.  Tentu saja buku ini menjadi rekomendasi bagus untuk para ibu yang memiliki keinginan memulai bisnis. Ataupun bagi  para ibu yang telah menjalani bisnis untuk terus menambah motivasi berbisnis.