BUKU KANKER BUKAN AKHIR DUNIA

4:40 AM 0 Comments A+ a-


 
Andy F Noya Pembawa Acara Kick Andy




Dyah Ayu Pasha - Artis & Pembawa Acara


Sahnaz Haque - Artis & Pembawa Acara

Bersama Dokter Astried Indrasari (Spesialis Internist)
Dan Dokter Rudy Tharby (Spesialis Bedah Onkologi)

Bersama Dokter Yasser Ridwan (Spesialis Bedah Tulang)
bersama dokter dan perawat ruang kemoterapi

bersama Yayasan Kanker Indonesia Kaltim

Bersama Sahabat, Wiwi


bersama Sari Azis



Tabloid Nakita

Majalah Paras

Majalah Ummi

Majalah Femina

Kompasian




TESTIMONI BUKU 


#KANKER BUKAN AKHIR DUNIA

SRI RAHAYU – BALI  :

Kanker Bukan Akhir Dunia adalah buku yang wajib dimiliki oleh semua kalangan. Bahasanya sangat lugas, renyah dan informasi yang disajikan sangat detil. Ini adalah buku satu-satunya yang dilengkapi dengan tips pengobatan kanker. Informasi yang tentu akan sangat bermanfaat bagi para survivor kanker 


IRNI FATMA - JEPANG :


Dari sekian bab yang dipaparkan, saya sangat tertarik pada pembahasan di Bab 6. Dimana penulis memberikan tugas rumah kepada para pembaca (khususnya survivor) untuk tetap mensyukuri segala bentuk nikmat. Dan cara yang dilakukan adalah dengan menuliskan nikmat apa saja yang selama ini sudah diperoleh. Ini sangat baik menurut saya. Bukan hanya nikmat sehat yang disyukuri, tetapi juga nikmat sakit harus disyukuri. 

 Sukses terus kakak & sahabatku Tri Wahyuni


SARI AZIS – SAMARINDA : 


Saya salut pada sahabat saya sesama penulis, Tri Wahyuni Zuhri. Dia hebat. Pejuang tangguh. Kanker seperti membuat dia terlahir kembali. Saya mengetahui segala upaya yang sudah ialakukan demi kesembuhan penyakitnya. Dan dia tetap produktif menulis. Bahkan masih mengingat orang lain yang mengidap penyakit yang sama.

Kala, satu malam ia telepon saya menyampaikan keinginan untuk menulis buku ini, tanpa pikir panjang saya langsung mendukung. Bagi saya dia adalah manusia masa depan yang tahu sekali apa yang harus ialakukan. Semangatnya bahkan melebihi orang yang sehat. Semoga cita-cita Yuni berbagi pengalaman dan motivasi pada semua tersampaikan. 
Saya jamin ketika membaca buku ini tidak akan membuat pembaca takut atau jenuh bahkan tersenyum seakan sedang membaca diari. 
Congratulation, sista !
---------------------------------

Testimoni Indah Rozalina :
"Buku ini sangat bagus menurut saya. Pernah mendengar kanker bukan? Pastinya sering. Siapa yang tak kenal penyakit yang angker ini. Bagaiman pula jika anda divonis dokter telah mengidap kanker? Tentunya akan shock, merasa hidup tinggal hari ini. Jangankan anda, saya juga mungkin demikian. Apalagi saya bekerja di rumah sakit dan pegangan saya kebanyakan pasien kanker. Saya sangat prihatin dengan mereka yang harus bergulat melawan penyakitnya. Terlebih jika penderitanya seorang yang tak mampu bahkan di ruah sakit tak ada yang menungguinya karena hidup sebatang kara.

Namun jangan khawatir, buku “Kanker Bukan Akhir Dunia” yang disajikan sangat apik oleh seorang penulis asal Kalimantan Timur, Tri Wahyuni Zuhri, lewat tangan Indscript Creatif, sebagai penyejuk hati para survior kanker dan ajakan kepada kita semua agar selalu menjaga kesehatan.

Jika pernah melihat cover buku “Kanker Bukan Akhir Hidup”, pasti akan mengira si penulis buku tersebut mempunyai latar belakang pendidikan atau petugas kesehatan. Namun tebakan itu salah! Penulis yang kerap dipanggil Mbak Yuni ini adalah pelaku alias survior Kanker Tyroid itu sendiri.

Pertama kali divonis kanker, beliau juga shock, depresi, bingung, sesuai penuturannya dalam kata pengantar buku tersebut. Namun tak lalu patah arang. Beliau justru bangkit untuk melawan penyakitnya yang telah mengerogoti hingga tulang belakang. Dalam sakitnya, Mbak Yuni tak pernah lelah berbagi ilmu melalui literasi. Karena yakin bahwa takdir ada di tangan Tuhan namun usaha untuk dapat membahagiakan orang di sekelilingnya ada di tangannya. Dan bagi beliau juga,menulis adalah obat paling ampuh untuk menghiburnya.


Isi buku “Kanker Bukan Akhir Dunia” sangat lengkap, dari mulai membahas pengetahuan seputar kanker, macam-macamnya, dan gejala-gejalanya, yang tertuang pada bab “Cancer is Silent Killer”. Juga apa yang harus dilakukan survior saat divonis sebagai penderita kanker, seperti tegar menghadapi, berbicara menumpahkan rasa kepada orang terdekat baik itu suami, orang tua, atau kerabat lainnya, konsultasi dengan dokter dan terapi rutin. Selain itu, buku tersebut dilengkapi juga dengan kiat cerdas mencegah dan mengobati kanker, makanan apa saja yang dianjurkan dan dilarang, serta kisah-kisah inspiratif seputar kanker.


Untuk itulah, saya sangat merekomendasikan buku “Kanker Bukan Akhir Dunia”. Yakinlah pada kekuatan diri dan kasih sayang Allah SWT.




------------------------------------------









Nefertite Fatriyanti :

"Buku ini akhirnya datang juga. buku yang mengupas tentang penyakit kanker, khususnya penyakit kanker yang sering mengenai perempuan. Buku ini bisa menjadi sebuah buku panduan bagaimana bersikap, berpikir dan bertindak saat kanker datang, karena jika terdiagnosis kanker, maka suka tidak suka, mau tidak mau, harus dihadapi.

Mulai dari penjelasan tentang kanker, pencegahannya, berbagai jenis pengobatan, sampai pada pola makan penderita kanker, dibahas dalam buku ini.  Pembahasan dalam buku ini, mampu memberikan daya dorong bagi pembacanya, bagaimana berani menghadapi penyakit yang berat, secara akal, sikap dan tindakan.


Bahwa kanker tidak harus membuat penderitanya sedih, menyesali diri, bahkan membuat hilangnya semangat hidup.  Membahas sesuatu yang berat, namun penyampaiannya tidak menjadikan pembacanya mengerutkan kening, itulah kelebihan buku ini.

Kelebihan lainnya, buku ini adalah simbol keberanian menghadapi kenyataan. kenapa? karena penulis buku ini adalah juga seorang survivor kanker.  Buku ini layak dibaca siapa saja, karena bisa memberikan motivasi, baik bagi penderita kanker maupun keluarganya
----------------------