Selamat Ulang Tahun, Bapak

12:48 PM 0 Comments A+ a-



Ada yang berbeda di ulang tahun Bapak pada tahun ini.  Ya, tahun ini usia bapak bertambah 1 tahun menjadi 64 tahun.  Yang berbeda, yaitu aku tidak ada di samping bapak saat bapak merayakan ulang tahun tersebut bersama mama, saudara, dan anak-anakku.  Tidak seperti tahun kemarin, aku turut menyaksikan dan bersuka cita merayakan ulang tahun bapak.  Tahun ini, aku hanya bisa mengucapkan selamat ulang tahun lewat telpon kepada Bapak. Tentu saja aku meminta doa khusus kepada Allah untuk kebahagiaan dan kesehatan bapak serta mama. Satu doa khusus lagi, aku memohon kepada Allah agar diberikan waktu dan kesehatan kepadaku agar bisa aku bisa membahagiakan bapak dan mama.  aih... mulai lebay lagi deh.. hehehe...

Tulisan ini kubuat saat aku sedang berjuang melawan kanker di rumah sakit.  Malam sudah larut saat ini, namun mata tidak bisa terpenjam.  Pikiranku masih melalang buana kemana-mana.  Beruntung laptop setia ini masih mau menemaniku setiap saat.  Ia seperi tahu, si pemilik nan cantik ini (hehehehe), sedang gundah karena tidak bisa hadir merayakan ulang tahun bapaknya di rumah hehehe..

Ya, foto di atas di kirimkan adikku, ferdi di facebook pribadiku.  Sebenarnya aku sudah tahu, bapak dan keluarga di Samarinda akan merayakan ulang tahun bapak dengan makan sekeluarga serta di lanjutkan dengan pemotongan kue tart.  Ini merupakan tradisi sederhana keluarga kami. Biasanya bapak tidak terlalu mau terlalu repot repot di rayakan sederhana seperti ini.  Baginya, cukup doa untuk kesehatan dan kebahagiaan untuk dirinya.  Namun, rupanya bapak tidak tahan melihat bagaimana cucu-cucunya yang mayoritas di kuasai oleh anak-anakku heheheh, dengan mata penuh harap untuk dirayakan hehehe.. Maklum, mereka akan turut melihat kue tart black forest dengan hiasan cantik dan lilin yang siap di tiup.  Setelah itu... ya bisa di tebak.. mereka akan berebutan untuk menikmati potongan kue black forest itu hihihih...

Oh ya, lanjut cerita lagi ya...  ya, sebenarnya aku tahu ulang tahun bapak akan di rayakan seperti biasanya.  Tapi berhubung aku jauh di kota lain, terpaksa aku hanya bisa menahan berbagai gejolak rasa tidak menentu karena tidak bisa hadir di acara ulang tahun bapak tersebut.  Apalagi saat adikku mengirimkan foto-foto ulang tahun bapak.. aduh, rasanya hati ini langsung gimana gitu.... hik hik hik... Berharap untuk bisa terbang dan hadir di sana.  Tapi apa daya, aku harus menyelesaikan sessi pengobatan yang memang sudah terencana berbulan-bulan yang lalu.  Khusus untuk cerita sessi pengobatan ini, akan kuceritakan nanti ya..

Ah.. sudah dulu lebaynya malam ini.  Yang terpenting, aku selalu berdoa untuk kebahagiaan, kesehatan, keselamatan Bapak dan mama.  Semoga Allah senantiasa melindungi dan menyayangi mereka, seperti mereka berdua melakukan itu semua kepadaku.. amin amin amin  :)