Showing posts with label sahabat. Show all posts
Showing posts with label sahabat. Show all posts

Terima Kasih Sahabat

Terima kasih Sahabat..

Untuk semua kebaikan, doa, dukungan dan semangat yang di berikan..

Sungguh bahagia dan terharu memiliki kalian sebagai sahabat..

Maafkan aku yang tidak mampu membalas semua kebaikan kalian

Semoga Allah membalasnya dengan segala bentuk  kebaikan-kebaikan untuk kalian.. amin


Reuni PKP Sosek FP Unibraw 1998

Tahun 1998,

Pertama kali kami bertemu sebagai mahasiswa PKP Sosek Universitas Brawijaya Malang angkatan 98.  Ada banyak cerita suka dan duka yang kami lewati selama beberapa tahun menjadi mahasiswa. Tak terasa setelah belasan tahun kita tidak berjumpa.

Tanggal 11 Desember ini, merupakan hari reuni di mana kita akan kembali berbagi cerita suka duka jaman kuliah. Kita akan bersama kembali membuka lembaran-lembaran kenangan di Brawijaya, kampus tercinta .

Maafkan aku, teman-teman..
Yang tidak memungkinkan hadir dalam acara reuni tersebut. Namun percayalah,  doa dan supportku akan selalu ada dalam kebersamaan kita semua...

Mohon maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah kuperbuat baik sengaja dan tidak sengaja..

Sungguh  aku bersyukur dan bahagia, telah mengenal teman-teman semua....


Mengenangmu, Sahabatku yang tangguh dan Luar Biasa.


Aku masih terkenang percakapan kita hari itu, sahabat.

"Nggak kerasa sebentar lagi puasa ya, mba. Alhamdulillah, kita masih dapat kesempatan ketemu bulan puasa lagi, " Chattku padamu lewat whats app 


"Insya allah kita akan ketemu bulan puasa lagi, mba," jawabmu kala itu.

Aku tersenyum membaca jawaban Whatsappmu itu. Aku merasakan dadaku berdesir hangat.  Insya  Allah, Allah masih memberikan kesempatan kita untuk bisa bertemu bulan puasa lagi.

"Semoga mba Yuni nanti sudah biasa beraktifitas dan jalan lagi ya mba," lanjutmu.

"Amin amin ya robballalamin.." jawabku seraya mengaminkan doamu.



###



Ah.. air mataku kembali menetes semua kenangan bersamamu.


Aku teringat awal perkenalan kita. Kita saling mengenal melalui instagram. Kala itu kau bertanya mengenai buku Kanker Bukan Akhir Dunia yang aku posting di Instagram. Perkenalan kita berlanjut dengan saling chatt di whatsapp. Kita pun saling bertukar cerita mengenai perjuangan masing-masing melawan kanker. Kita saling menguatkan dan menyemangati.


Sobat, walaupun kita tidak pernah bertemu langsung.  Tetapi aku tahu kalau dirimu adalah perempuan sekaligus ibu yang luar biasa. Kita sering bercerita mengenai keluarga masing-masing, khususnya mengenai anak-anak kita yang seumuran.

Kita juga saling menyapa lewat video call dan tertawa bersama. Bahkan anak-anak kita juga ikut-ikutan saling menyapa di video call.  Kita saling berjanji untuk bertemu suatu saat. Rasanya waktu-waktu itu begitu lekat dalam ingatan saya. 


Aku ingat suatu waktu, ketika  dokter memutuskan agar aku menjalani kemoterapi obat doxorubicin sebanyak 6 kali. Efek obat kemo tersebut tidak hanya membuatku mual, lemas, dan tidak nyaman. Bahkan rambut semakin rontok akibat efek obat tersebut.

Dan lagi-lagi dirimu menguatkanku, dengan mengatakan tidak apa apa rambut rontok dan gundul asalkan bisa sehat. Hal itu yang membuat aku yakin menjalani kemoterapi dan menerima kepala ini menjadi gundul.

Ada kejadian yang tidak pernah aku lupa. Waktu itu hampir beberapa waktu dirimu tidak ada kabar. Aku berkali -kali.mengirim WA, inbox bahkan SMS, tetapi tidak ada balasan.  Hp mu juga tidak aktif sama sekali.


Ada apa sebenarnya? Aku sampai berfikir kalau mungkin ada apa-apa denganmu. Atau mungkin aku ada salah bicara hingga membuatmu tersinggung atau bagaimana. Entahlah.. begitu banyak pikiran yang berkecamuk di kepalaku. 

Akhirnya aku meminta salah seorang survivor kanker untuk mencari informasi mengenai mba. Dan kabar mengejutkan yang kudapatan. Ternyata dirimu sedang berjuang melawan kanker di ruangan ICU dalam kondisi tidak begitu baik.  Aku hanya bisa mengirimkan doa untukmu saat itu.

Hingga akhirnya, hati ini menjadi lega ketika dirimu bisa membalas chattku dan mengabarkan kondisimu semakin membaik. Dirimu juga bercerita bagaimana perjuangan mba saat dalam kondisi tidak menentu. Termasuk bercerita bagaimana suamimu selalu mendampingi saat itu dan tidak putus-putus mendoakan.    


Bertemu Sahabat Lama Jaman SMP

Salah satu kebahagiaan bagi saya, yaitu saat keluarga atau sahabat menjenguk saya. Kehadiran mereka menjadi semangat dan kekuatan kembali bagi saya.  Begitu pula kehadiran Icha, sahabat saya sejak SMP.  Kebetulan Icha sedang berlibur  ke kota kami dari kuliah S3 nya di Thailand.  Di tengah kesibukannya, Icha menyempatkan diri menjenguk saya.
persahatan dari jaman SMP
Saya mengenal dekat Icha sejak SMP di karenakan rumah kami memang satu arah.  Sehingga kami sering sekali berangkat maupun pulang sekolah bersama.  Termasuk juga bercerita ngolor ngidul ala jaman abege hehehe.  Pertemanan kami berlanjut sampai SMA, dimana kami pun sekolah di SMA yang sama.

Selepas SMA, kami melanjutkan kuliah di kampus dan kota yang berbeda. Namun hal itu tetap tidak menghapus persahabatan serta kenangan indah bersama Icha. Hingga suatu saat, kami di pertemukan lagi melalui media sosial.  Thanks to facebook :)
mie tomyam thailand


Selamat Jalan Sobat

"Yayuk harus kuat dan semangat ya," begitu katamu 2 tahun yang lalu.

Ya, aku masih ingat bertemu denganmu 2 tahun lalu bersama teman-teman alumni PKP Sosek Unibraw 1998 di Malang.  Anang Setiawan, tetapi Anang biasa dirimu di panggil.

Kita bahkan menyempatkan waktu berkumpul untuk reuni bersama.  Ada Retno, Reni, Ayoen, dan tentu saja dirimu.  Di reuni sederhana dan mendadak itu, kita mengobrol mengenang masa-masa kuliah dulu.

Tidak hanya itu, sehabis reunian, dirimu dan Retno mengajakku jalan jalan keliling kota Malang dan ke tempat yang paling kurindukan, yaitu kampus Unibraw hehhehe..

Ya, kita bertiga sempat berfoto di depan kampus fakultas pertanian Unibraw. Untungnya mahasiswa Retno bersedia memfoto kita yang narsis ini.  Oh ya, kamu dan Retno juga mengajakku kerumah bu Yayuk, dosen bimbinganku dulu. Benar benar hari yang menyenangkan.

Sekarang...
Anang sudah kembali ke pangkuan Illahi.
Berita itu memang sangat mengejutkanku.
Semoga Allah memberikan tempat terindah untuk Anang dan mempertemukan Anang dengan almarhum Istri Anang yang telah dulu berada disana.

Selamat jalan sobat..
Terima kasih atas kebaikanmu selama ini..


Bintang Bersinar itu Sahabatku



Bintang Bersinar itu Sahabatku

"Sahabat adalah orang yang selalu ada di saat suka maupun duka. Walaupun jarak membentang, namun keberadaan sahabat akan selalu dekat dengan kita... "

Hari ini adalah salah satu hari terindah dalam hidup saya. Sahabat saya , mba Sri.Rahayu, memberikan kejutan indah yang tidak terduga. Dari dulu dia tahu saya ingin sekali bertemu dengan salah satu tokoh yang menginspirasi saya, Andy F Noya.

Hari ini.. sahabat saya ini memperjuangkan impian saya bertemu dengan Andy f Noya. Walapun saya tidak berada di sana bertemu langsung, namun kehadiran mba sri rahayu bertemu dan menyerahkan Buku Kanker Bukan Akhir Dunia pada Andy F Noya, adalah hadiah terindah dalam hidup saya.


Ya.. saya selalu menganggap mba Sri Rahayu sebagai salah satu bintang saya dari dulu hingga sekarang. Bahkan saat saya terpuruk karena kanker menggerogoti tubuh saya, bintang itu tetap bersinar dan memberikan semangat serta kekuatan kepada saya.

Terima kasih mba Sri Rahayu...
Terima kasih bintang bersinarku